Strategi bisnis marketplace – Apakah brand Anda menjual produk di marketplace? Jika iya, apakah Anda sudah mulai mengatur strategi bisnis untuk mendongkrak penjualan produk di marketplace?
Salah satu kunci sukses menjual produk di marketplace adalah dengan memperkuat branding. Dengan branding yang kuat, calon pelanggan akan lebih mudah mengingat dan mengenal brand Anda.
Ingin brand Anda mudah diingat orang? Untuk memulainya, Anda dapat melakukan 6 strategi bisnis marketplace ini untuk memperkuat branding toko Anda di marketplace.
1. Pilihlah Nama Toko yang Mudah Diingat
Untuk memperkuat branding di marketplace, mulailah dengan membuat nama toko yang mudah diingat. Buat dan evaluasi lagi nama tersebut. Apakah mudah dieja? Apa kesan yang timbul pertama kali jika calon customer membaca nama toko Anda? Apakah nama tersebut dapat merepresentasikan produk yang akan Anda jual?
Sebagai contoh, jika Anda hendak menjual produk-produk perawatan khusus untuk laki-laki, Anda bisa membuat nama toko yang mainly. Atau jika Anda menjual produk muslim fashion, pemilihan nama dengan kesan islamic bisa menjadi opsinya.
2. Membuat Logo
Jika sudah menemukan nama untuk toko Anda, langkah selanjutnya adalah membuat logo. Untuk membuat logo, Anda harus memperhatikan siapa audiens Anda. Jika audiens Anda adalah wanita, pemilihan warna pastel bisa jadi pilihan.
Untuk membuat logo cukuplah mudah. Anda bisa menggunakan jasa design graphic atau Anda bisa membuatnya di platform khusus untuk membuat logo seperti canva: https://www.canva.com/logos/templates/
3. Melengkapi Informasi Mengenai Toko
Jangan lupa untuk mencantumkan informasi lengkap mengenai toko Anda. Anda bisa mencantumkan produk-produk apa saja yang Anda jual dan apa yang membedakan brand Anda dengan kompetitor. Cantumkan pula jam operasional, harga spesial, promo atau diskon yang sedang berjalan dan hal-hal lain yang dirasa penting.
4. Pasang Banner yang Menarik
Agar toko lebih menarik dan mudah diingat oleh pelanggan, pasanglah banner di toko online Anda. Pastikan banner memiliki karakter yang sama dengan logo Anda. Anda dapat mencantumkan jam operasional, media sosial dan salah satu produk di banner.
5. Lakukan Personalisasi
Strategi selanjutnya adalah melakukan personalisasi. Anda bisa mencantumkan logo atau watermark di setiap foto produk. Selain itu, Anda juga bisa mencantumkan nama brand di setiap nama produk.
Menentukan brand voice juga tak kalah pentingnya. Brand voice adalah gaya berkomunikasi antara brand dengan pelangganya. Brand harus menyesuaikan gaya bicara sesuai dengan kepribadian pelanggannya dan brand itu sendiri. Anda bisa memilih brand voice seperti misalnya ceria, lucu, intelektual, atau berwibawa.
6. Aktif di Feed
Aktif di Feed menjadi salah satu cara untuk memperkuat branding. Selalu update mengenai hal-hal yang berkaitan dengan toko, produk, diskon khusus dan edukasi mengenai produk-produk yang Anda jual.
Buat caption yang menarik minat audiens dan hashtag agar semakin banyak orang yang melihat postinganmu. Jangan lupa untuk berbicara dengan audiens sehingga brand semakin dikenal oleh banyak orang.
Memperkuat branding Anda di marketplace membutuhkan dedikasi yang tinggi. Agar mengelola brand Anda di marketplace lebih mudah, Anda dapat menggunakan Big Market, sebuah platform e-commerce analytics untuk melacak sebuah produk di marketplace. Layanan ini dapat secara instan menganalisis jumlah penjualan produk, revenue dari penjualan, pedagang teratas berdasarkan penjualan, tolak ukur penetapan harga, jumlah pembelian di seluruh marketplace. Big Market akan membantu Anda untuk membuat strategi produk di marketplace berbasis data.
Hubungi tim kami dengan mengklik link berikut: