Mengelola arus lalu lintas secara efektif di daerah perkotaan adalah tantangan yang sangat signifikan. Kemacetan lalu lintas menyebabkan peningkatan waktu di jalan dan konsumsi bahan bakar, sekaligus berkontribusi ke semakin parahnya polusi udara dan tingkat stres penduduk. Salah satu teknologi yang diharapkan dapat membantu mengatasi masalah ini adalah vehicle counting system.
Tidak efisiennya manajemen lalu lintas dan kurangnya data pergerakan kendaraan yang akurat dan real-time merupakan dua dari berbagai penyebab terjadinya kemacetan. metode penghitungan kendaraan secara tradisional sudah tidak relevan lagi diterapkan sekarang. Di sinilah pentingnya penerapan vehicle counting system. Simak definisi, cara kerja, dan kelebihan sistem tersebut di bawah ini.
Apa Itu Vehicle Counting System?
Vehicle counteng system merupakan sistem berbasis software yang digunakan untuk melacak jumlah kendaraan yang masuk dan keluar di suatu area. Vehicle counting software dapat mengukur arus lalu lintas, mendeteksi kendaraan yang lewat dengan menggunakan teknologi pendeteksi obyek seperti kamera atau sensor infra merah, dan menyediakan data real-time tentang jumlah kendaraan.
Sistem penghitungan kendaraan biasanya dipasang di area yang terdapat kebutuhan untuk mengontrol lalu lintas atau memantau penggunaan kendaraan untuk tujuan keselamatan banyak orang. Misalnya di jalan protokol atau jalanan yang selalu ramai dilewati kendaraan setiap harinya.
Cara Kerja Vehicle Counting System
Sistem vehicle counting digunakan untuk melacak dan menghitung jumlah kendaraan yang melewati lokasi tertentu, seperti jalan raya atau persimpangan. Sistem ini memanfaatkan berbagai teknologi untuk mengumpulkan data volume dan arus lalu lintas secara akurat. Berikut ini cara kerja sistemnya yang menggunakan beberapa elemen:
1. Detektor Loop Induktif
Salah satu metode penghitungan kendaraan yang umum digunakan adalah melalui penggunaan detektor loop induktif. Detektor ini terdiri dari lilitan kawat yang tertanam pada permukaan jalan di lokasi tertentu.
Ketika kendaraan melewati putaran tersebut, hal ini menyebabkan perubahan arus listrik yang terdeteksi dan tercatat oleh sistem. Dengan menganalisis frekuensi dan durasi perubahan tersebut, sistem dapat mengetahui jumlah kendaraan yang melintas.
2. Sistem Berbasis Video
Pendekatan yang lain adalah penggunaan sistem berbasis video yang mengandalkan kamera untuk menangkap rekaman lalu lintas. Kamera-kamera ini diposisikan secara strategis untuk memberi pandangan jelas ke jalan dan merekam pergerakan kendaraan.
Algoritma pemrosesan gambar tingkat lanjut kemudian diterapkan untuk menganalisis umpan video dan mendeteksi serta melacak kendaraan. Dengan melacak pergerakannya, sistem dapat menghitung jumlah kendaraan yang lewat secara akurat.
3. Teknologi Radar
Sistem penghitungan kendaraan yang berbasis radar menggunakan gelombang radio untuk mendeteksi keberadaan dan pergerakan kendaraan. Sistem ini memancarkan sinyal radar yang memantul dari kendaraan dan kembali lagi ke sensor.
Dengan mengukur waktu yang dibutuhkan sinyal untuk kembali dan menganalisis efek Doppler, sistem dapat menentukan kecepatan, arah, dan jumlah kendaraan yang melewati area yang sedang dipantau tersebut. Hasilnya pun akurat dan bisa diandalkan untuk menghitung kendaraan.
4. Deteksi Bluetooth dan WiFi
Menggunakan sistem yang lebih modern lagi, kini sudah ada Bluetooth dan WiFi yang dipancarkan langsung dari kendaraan. Sistem ini mengandalkan sensor yang ditempatkan secara strategis di sepanjang jalan raya untuk menangkap kedua sinyal tersebut. Analisis ini mampu mengidentifikasi jumlah dan waktu kendaraan lewat, serta menghitung perjalanan tiap kendaraan yang melewati area tertentu.
5. Sistem Kombinasi
Untuk mencapai akurasi yang lebih baik, beberapa sistem vehicle counting memadukan beberapa teknologi. Misalnya detektor loop induktif dengan kamera video untuk verifikasi silang dan validasi data yang dikumpulkan. Setelah dipadukan, maka sistem kombinasi ini akan memberikan data yang penting terkait pola lalu lintas, jam sibuk, rata-rata volume lalu lintas, dan lain sebagainya.
Kelebihan Vehicle Counting System
Sistem vehicle counting memberi banyak kelebihan dalam mengatur lalu lintas dan meningkatkan sistem transportasi. Beberapa kelebihan utamanya adalah:
1. Manajemen Lalu Lintas Lebih Baik
Salah satu manfaat utamanya adalah kemampuan sistem ini untuk membantu mengelola lalu lintas. Dengan melacak arus kendaraan secara akurat, pihak berwenang dapat mengidentifikasi titik-titik kemacetan, mengoptimalkan waktu sinyal lalu lintas, dan mengambil keputusan yang tepat untuk melakukan perbaikan infrastruktur.
2. Perencanaan dan Desain yang Tertata
Dari penghitungan kendaraan membantu perencana dan ahli tata kota untuk menganalisis pola lalu lintas dan membuat keputusan yang tepat terkait desain dan perluasan jaringan jalan. Sistem ini memberikan info penting terkait jam sibuk lalu lintas, rata-rata volume lalu lintas harian, hingga ke distribusi kendaraan di beberapa rute yang berbeda. Jika ingin membuat pengalihan, maka keputusan bisa dilakukan lebih tepat.
3. Meningkatkan Keamanan di Jalan
Dengan memantau jumlah kendaraan yang melewati jalan atau area tertentu, pihak berwenang dapat menggunakan info tersebut untuk mengidentifikasi lokasi dengan tingkat kecelakaan yang tinggi. Setelah itu, pihak berwenang dapat mengambil tindakan yang tepat untuk meningkatkan keselamatan di jalan raya.
Tindakan yang dapat diambil oleh pihak berwenang beragam. Di antaranya adalah memasang rambu lalu lintas tambahan, meningkatkan visibilitas di jalan, atau menerapkan tindakan yang lebih efektif untuk menenangkan lalu lintas.
4. Meningkatkan Layanan Transportasi Publik
Data penghitungan kendaraan dapat digunakan untuk menganalisis penggunaan dan permintaan akan layanan transportasi publik. Dengan memahami jumlah kendaraan pribadi di jalan, dinas perhubungan dapat menilai kebutuhan tambahan bus atau kereta api, menyesuaikan jadwal, dan mengoptimalkan rute.
Jika masih banyak yang tidak menggunakan transportasi publik, maka pihak berwenang dapat mengevaluasi kembali apa yang menyebabkan hal ini. Ke depannya dapat dibuat rencana untuk meningkatkan layanan transportasi publik agar lebih baik dan menarik.
5. Dampak Terhadap Lingkungan
Sistem vehicle counting membantu mengukur dampak lalu lintas kendaraan terhadap lingkungan. Dengan menghitung jumlah kendaraan dan emisinya, pihak berwenang dapat menilai kualitas udara, tingkat polusi suara, dan mengambil keputusan yang tepat untuk menerapkan solusi transportasi yang berkelanjutan.
6. Membantu Analisis Ekonomi
Data penghitungan kendaraan memberikan info yang penting untuk analisis ekonomi. Data ini membantu pelaku bisnis dalam memahami perilaku pelanggan, mengidentifikasi lokasi yang potensial untuk membuka toko atau layanan baru, dan menilai dampak infrastruktur transportasi terhadap perekonomian lokal.
Sistem vehicle counting berbasis AI sangat dibutuhkan di kota-kota besar. Perusahaan yang bergerak di bidang transportasi dapat memanfaatkan platform solusi AI yang berkualitas untuk menjalankan tugas kompleks ini.
BigBox sebagai End-to-End Data Management & Analytics Platform dari PT Telkom Indonesia mampu memberikan layanan terbaik. Layanannya telah dipercaya oleh berbagai perusahaan besar di tanah air, jadi langsung saja kunjungi web BigBox untuk mengenali fiturnya lebih lanjut.